Rabu, 23 Januari 2013

Berterima kasihlah kepada MUSUH-MUSUH-mu

Seorang da'i berkata :
Apakah yang harus aku katakan kepada kalian wahai musuh-musuhku… Sungguh rasa gembira yang keluar dari lubuk hatiku yang paling dalam… Kalian telah benar-benar membantuku di dunia dan terlebih-lebih di akhirat…
suhailalgosaibi.com



Di akhirat kelak… kalian akan memikul banyak bebanku yang berat…

padahal kalian sendiri benar-benar dalam keadaan lemah…
sungguh ini merupakan kebaikan yang tiada bandingannya…
Kalian telah menghadiahkan kepadaku pahala-pahala amal kebajikan kalian kepadaku, di saat kalian benar-benar sangat membutuhkannya….
sungguh kebaikan yang tiada tara…


Rabu, 16 Januari 2013

Nasihat Kematian


ilustrasi : ustadzmuslim.com
Kita sering dikejutkan oleh berita duka yang datang silih berganti. Belum hilang rasa duka yang satu, sudah datang berita duka yang lainnya. Belum selesai acara penguburan sahabat yang kita sayangi, sahabat yang lain sudah menanti giliran dikubur. Seolah tak cukup, ditampakkanlah pada kita rasa duka sahabat kita yang kehilangan ayah, ibu, putra/putri, dan orang-orang yang sangat mereka cintai. 

Entah hikmah apa yang ingin Allah sampaikan dengan rentetan peristiwa duka itu. Apakah karena jiwa dan hati kita sudah terlalu keras sehingga tidak cukup tergetar jika diingatkan hanya dengan satu peristiwa kematian saja ? Ataukah karena hati kita sudah mati dari menerima nasihat kematian ? Naudzubillah…

Selasa, 15 Januari 2013

Kisah Seorang Janda Tua


SEORANG JANDA TUA
Seorang janda tua tinggal di pinggir kota Madinah. Nenek tersebut buta dan sangat miskin. Harta yang ia miliki

hanya seekor domba, sebuah baskom dan sehelai tikar yang lusuh termakan usia.


Sedikit orang yang tahu keadaan janda tersebut, salah satunya Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu. kondisi wanita tersebut membuatnya iba. Oleh karenanya, tiap malam, Umar mengunjungi wanita tersebut guna membawakan makanan dan membereskan rumah.

Suatu kali, saat berkunjung, rumah sudah dalam kondisi bersih dan rapi. Ternyata ada orang lain yang menyelesaikan tugas-tugasnya. Esok harinya, Umar kembali datang dan menemukan bahwa ia kembali terlambat. Seseorang telah datang lebih awal guna mengurus nenek tersebut. Umar pun heran dan bertanya dalam hati, siapakah yang telah membantu dan mengurus nenek tua tersebut.

Besok harinya, umar datang lebih awal. Ia tidak langsung masuk rumah tapi bersembunyi agak jauh sambil mengamati orang yang datang. Tak lama kemudian, seorang pria muncul dan mengetuk pintu. Tahukah anda siapa dia? Pria itu adalah Abu Bakar Ash-Shiddiq radhiyallahu’anhu.

Seperti itulah sikap para shahabat, saling berlomba dalam menolong orang yang membutuhkan.
Semoga sikap mereka dapat kita jadikan contoh dan teladan

HIDUP ITU INDAH

Aku belajar diam dari banyaknya bicara.
Aku belajar sabar dari sebuah kemarahan.
Aku belajar mengalah dari suatu keegoisan.
Aku belajar menangis dari kebahagiaan.
Aku belajar tegar dari kehilangan

Hidup Adalah BELAJAR.......
Belajar Bersyukur Meski tak Cukup,
Belajar Ikhlas Meski Tak Rela,
Belajar Taat Meski Berat,
Belajar Memahami Meski Tak Sehati,
Belajar Sabar Meski Terbebani,
Belajar Setia Meski Tergoda,
Belajar Memberi Meski Tak Seberapa,
Belajar Mengasihi Meski Disakiti,
Belajar Tenang Meski Gelisah,
Belajar Percaya Meski Susah,

Ubahlah Menjadi Kasih Sayang

Ya Allah, bila pagi ini ada hati yang tersimpan benci ubahlah menjadi kasih sayang.
Bila hati kami kotor, sucikanlah. Bila hati terluka perih, sembuhkanlah....

Kami mohon ubahlah kesedihan siapapun yang membaca doa ini menjadi kebahagiaan.
Dan ubahlah setiap air mata yang mengalir dipipi menjadi karuniaMu dalam hidup kami.

Jadikanlah airmata-airmata yang mengalir ini, menjadi butiran mutiara kehidupan baginya. Didunia ini dan akhir nanti,...

Ya Allah, ditengah badai kehidupan datang menghempas, hilangkanlah segala deritanya,

Bangkitkan semangat untuk terus berjuang bagi orang yang kelelahan,
Kucurkanlah mata air rahmat sebagai pelepas dahaga,
Berikanlah semangat hidup bagi orang yang berputus asa,

Ya Allah jangan biarkan hati-hati yang berputus asa tenggelam dalam keputusasaannya.
Jadikanlah apapun yang dihadapinya sebagai penuntun untuk lebih dekat dengan MU, sebagai jalan untuk masa depan yang lebih baik, lebih indah dan lebih membahagiakan. .

Yaa Allah, Berilah kami pemahaman bahwa sesungguhnya memberi maaf adalah jalan untuk mendekatkan diri kepadaMU & berilah petunjuk pada hati kami agar mudah bagi kami untuk memberi maaf pada orang yang salah pada kami.

Ya Allah, Ampunilah dosa-dosa kami dan jauhilah kami dari kesalahan karena sesungguhnya tidak ada yang dapat mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau.

Aamiin Ya Allah..aamiin Ya Rabbal alamiin

Pertama kali Memakai Jilbab....

Teringat, ketika pertama kali memakai jilbab, Begini ceritanya.......:)

12 th yang lalu... bertempat tinggal di sebuah kota Madiun, Jawa Timur ...... tinggal di kota itu karena mengikuti suami yang di pindah tugaskan disana. Sedangkan kami berasal dari kota kembang Bandung-Jawa Barat... jadi, jauh dari sanak saudara.

Saat itu kami sudah dikaruniai dua orang anak...yang pertama laki-laki (2,5th) dan yang kedua putri (4bln).

Pada suatu malam, duduk menonton Televisi sendirian... anak-anak sudah tidur, dan saat itu suami  tugas di luar kota. Mungkin suasana sunyi dan sepi, tiba-tiba muncul pertanyaan dalam pikiranku..."apa yang sebenarnya  dicari dalam hidup ini?"....tertidur, besok pagi bangun, lalu menyelesaikan semua pekerjaan ...mengurus rumah, anak,dll...

Kamis, 20 Desember 2012

Kisah penyanyi yang bertobat

Gbr. dari Republika Online
Suatu ketika, Abdullah bin Mas'ud ra melewati satu tempat di wilayah kuffah. Tiba-tiba sahabat Nabi Muhammad Saw itu melihat sekumpulan orang yang melakukan kemaksiatan di dalam rumah.Seorang penyanyi bernama Zadzan Alkindi sedang asyik menyenandungkan lagu-lagu dengan suara yang merdu dan syahdu sambil memainkan alat musiknya.

Ketika mendengan suara penyanyi itu, Ibnu Mas'ud tertegun. Tak lama kemudian, ia berkata," Alangkah indahnya suara itu seandainya dipergunakan untuk membaca Al-qur'an ." Kemudian ia menutup kepalanya dengan sehelai kain dan berlalu dari tempat itu.

Kisah pelacur yang bertobat

Gbr dari blogmanja.com
Ulama terkenal, Laits Assamarqandi-di dalam kitab Tanbiihu-lghaafiliin) menceritakan sebuah kisah pada masa Bani Israil.Syahdan di suatu tempat, terdapat seorang pelacur yang sangat cantik.Ia selalu duduk di atas dipndi dalam rumah, tetapi membiarkan pintu rumah dalam keadaan terbuka. Setiap orang yang lewat di jamin bakal tertarik dan akan rela membayar 10 dinar

Pada suatu hari seorang abid ( ahli bedah) melintas di depan rumah itu lalu menoleh ke arah si pelacur sehingga ia merasa tertarik. Meski terus berdo'a sang abid tak dapat melepaskan bayangan si pelacur dari benaknya. Akhirnya ia pun nekad menjual beberapa kain.

Kisah Akhir Hidup Wanita Penggoda

Gbr dari Dakwatuna.com

Inilah kisah tentang seorang tabi'in sejati bernama Arrabi'bin Khaitsam. Karena kemuliaannya, banyak orang yang iri dan dengki.Tak heran jika beberapa kali mereka melakukan perbuatan bodoh untuk memfitnah Arrabi'.

Suatu ketika, mereka menggunakan wanita sebagai senjata untuk "menaklukkan" Arrabi'.Mereka mendatangi wanita yang sangat cantik.Merekamenjanjikan hadiah 1000 dirham jika wanita tersebut berhasil memfitnah Arrabi'bin khaitsam.Wanita itupun setuju.

Rabu, 19 Desember 2012

Kisah dua perempuan yang bergunjing

Diriwayatkan, ketika Rasulullah Saw masih hidup, terdapat dua perempuan yang tengah berpuasa. Pada tengah hari, mereka sangat menderita karena di dera rasa lapar dan dahaga yang sangat luar biasa. Mereka mengaku seolah-olah akan mati. Kedua perempuan itu mengutus seseorang menghadap Rasulullah untuk memintakan izin berbuka puasa bagi mereka.

Rasulullah tak memberi jawaban langsung atas permintaan tersebut, tetapi memberi mangkuk besar kepada sang utusan, lalu berkata, "katakanlah kepada kedua wanita itu, muntahkanlah ke dalam wadah ini apa yang telah engkau makan!".